Novel 2 Moons – Chapter 44 (WAYO)

 

 

<<< Daftar Is i>>>

 

 

“Yo!. ”

 

“Bitch Yo!. ”

 

” Bitch!!! ”

 

Aku tahu aku cukup tampan untuk menjadi bulan dari fakultas sain. Dan dengan julukan ini ?? … mereka memanggil namaku seperti ini tidak berarti apa-pun bagiku karena kami telah menjadi teman yang sangat dekat …. tapi.

 

Ini bukan aku sedang kesal pada mereka atau apa pun ..

 

aku hanya tidak berminat untuk mengatakan apa-pun atau mungkin aku sibuk memikirkan banyak hal….

 

“Ai’yo! Teleponmu berdering! ”

 

Ketika aku memeriksa teleponku hanya nomor asing lainnya… Lagi ??

 

aku memutuskan untuk mengabaikan panggilan tersebut.

 

“orang asing masih menelponmu? ”

 

“aku sudah memblokir nomor mereka dan mengganti nomorku!!

 

… tapi mereka menggunakan nomor lain untuk menghubungiku!! ”

 

“aku banyak mendengar dari temanku yang mengatakan kamu menjual dirimu seharga 500 baht ?? ….jadi…”

 

“Hei! itu tidak benar!” aku mengeluh.

 

“Okey! santai saja! aku hanya ingin tahu siapa yang sebenarnya yang menunggumu, Wayo!”

 

Aku hanya mendesah dan melihat ke arah lain.

 

sebenarnya…

 

Aku tidak benar-benar peduli tentang rumor lagi, hanya saja aku tidak ingin mereka untuk mencari tahu tentang rahasiaku.

 

“Ai’Yo! “.

 

“Atau mungkin P ‘Pha …”

 

“Shhhhhh! ” Dengan cepat aku menutup mulutnya dengan jariku!

 

Dia mulai menatapku ragu

 

Brengsek! …

 

Aku ketahuan …

 

aku pikir aku tertangkap basah!

 

….. “OMG !! ” dia berteriak.

 

Bangsat!!

 

aku telah bersama dengan temanku terlalu lama! sekarang aku tertangkap basah, bagaimana aku bisa berdebat dengan dia ketika aku tidak memiliki keberanian untuk menghadapi dia sekarang …

 

“Banjingan Wayo! Kamu sudah kehilangan keperawananmu! ”

 

“Ssst !! Diam! ”

 

Dia tertawa terbahak-bahak…

 

“Hei! bukan aku yang terdorong untuk hal ini!”

 

(aku terlalu malu jadi aku merasa ingin segera tersambar petir sekarang)

 

“Baiklah kalau begitu ….?”

 

“Hei! Sudah seminggu sekarang! ”

 

“dan pantatmu masih sakit ?!” tanyanya dengan nada menggoda.

 

“Ya” kataku sinis …

 

“Jadi … apakah ini alasan mengapa kamu begitu stres dalam beberapa hari terakhir ini”

 

Aku menggaruk-garuk kepala dengan gugup,

 

“Dia tidak datang kepadaku lagi setelah malam itu”

 

“Apa maksudmu? ”

 

“Ini … ”

 

“Bukannya kita tidak bertemu lagi ……. sebenarnya, iya! Dia masih sering mengunjungiku sepulang sekolah tapi dia hanya akan mampir untuk menciumku lalu dia akan kembali ke kamarnya untuk membaca bukunya…. itu bahkan tidak lebih dari 10 menit!!. ”

 

“Dan intinya, ini sudah terjadi selama lebih dari 7 hari dan ini sangat menggangguku. !!”

 

“Hei, Yo tenangkan dirimu!! …. Ini tidak seperti P ‘Pha akan mati jadi jangan terlalu stres sendiri!”

 

“Tapi aku masih stres soal itu !!. ”

 

“kenapa?!!!

 

… Tidakkah aku memuaskan untuk dirinya??

 

… apakah aku yang buruk dalam seks?

 

… Katakan padaku mengapa aku menjadi gila!!? ”

 

aku tahu ini terlalu canggung untuk dibicarakan hal ini dan sangat bodoh jika aku mengucapkan kata-kata ini !!

 

Tapi…

 

Aku tak bisa memikirkan alasan lain mengapa ia tiba-tiba bersikap dingin padaku. aku tidak ingin mengatakan ini atau bahkan memikirkannya tapi setelah apa yang terjadi pada kami, dia akan meninggalkanku dengan mengantung? …

 

itulah mengapa aku tak bisa fokus pada studiku!

 

Bahkan jika ujian akhir kami akan diadakan bulan depan tapi aku tidak terlalu peduli karena aku terlalu stres saat ini.

 

Kencan dengan P’Pha secara sah membuat aku gila, dan sekarang aku takk bisa fokus lagi.

 

“Yo !, aku pikir kamu mungkin ingin melihat ini !.”

 

….

 

“Apa apaan! ” aku berteriak.

 

Aku merasakan api mulai menyala di dalam diriku dan panasnya yang terik sehingga aku merasa jiwaku terbakar sampai mati!

 

aku tidak bisa membandingkan perasaan ini dengan suhu temperatur Thailand !.

 

…. P ‘Pha berjalan dengan wanita lain.

 

Dan wanita itu tidak lain adalah …

 

Pring !!!

 

Aku tak mau melihatnya untuk waktu yang lama bahkan jika kita bertetangga. Dia memiliki warna rambut baru yang benar-benar cocok untuk dirinya.

 

Tentu saja aku sedang tidak tertarik dengan pelacur itu, tapi pria di sampingnya.???

 

Wajahnya masih tampan meski kita agak jauh dari mereka …

 

Wajah tampan yang biasa kutatap tidak lebih dari 10 menit setiap hari ….

 

Wajah tampan yang selalu aku pikirkan hingga membuat aku tidak bisa makan atau tidur!

 

……

 

aku butuh penjelasan !!!

 

“Tunggu sebentar” temanku memegang tanganku dan tak membiarkan aku untuk meninggalkan kursiku. Aku menatapnya serius dan dengan nada tenang namun serius, aku berkata,  “Jangan khawatir! aku sedang tidak cemburu, aku tidak akan membuat keributan !. ”

 

“Kau tidak masuk akal! Lihatlah wajahmu dan sekarang kamu mengatakan kalok kamu tidak cemburu!?… Anggap saja, P ‘Pha berjalan dengan wanita jadi bukan berarti wanita itu pacarnya. ” Dia berkata dengan tegas dan meyakinkan.

 

Lalu dia menarikku untuk duduk di sebelahnya jadi aku lebih bersabar beberapa saat.

 

Aku berusaha sebaik mungkin untuk tetap tenang. Tapi tidak sampai aku melihat P ‘Pha dan gadis itu memasuki kedai! “Tenang Yo” teman-temanku mencoba untuk membuatku tenang.

 

Apa P’Pha pkirkan? Aku satu-satunya yang harus menyentuh dia!

 

dia telah bertingkah aneh akhir-akhir ini! …

 

Dia menjaga jarak dariku…

 

Dan sekarang aku menangkapnya dengan seorang wanita !!

 

Aku bahkan melihat mereka di kedai saat mereka memesan makanan, tidak hanya itu !,

 

P ‘Pha juga bertindak seperti seorang pria yang sejati !! ..

 

Sekarang setiap orang di toko melihat mereka karena mereka serasi.

 

AKU TIDAK TAHAN LAGI !! ….

 

tiba-tiba aku menemukan diriku memasuki kedai dan berjalan ke meja mereka …

 

Aku bisa melihat wajahnya, dan aku tahu dia menunjukkan kepribadian yang berbeda ketika dia bersamaku.

 

“Mari kita pergi keluar.” ucapku.

 

aku baru saja akan keluar saat mendengar dering telepon p’Pha.

 

…. “Tunggu sebentar”

 

Dia mengangkat teleponnya dan menekan tombol loudspeaker.

 

“Ai ‘Pha mana kau? …

 

(Kata di telpon)

 

…. Aku kembali dari kamp!

 

Tolong beri aku tumpangan … !! ”

 

 

P ‘Pha menatapku dengan ragu-ragu. “Uhmm.. aku bersama Pring denganku” “Tunggu teman-mu, atau kamu bisa berjalan kembali sendirian”

 

Lalu dia berbicara dengan Pring.

 

“Oke, aku harus membantu Beam dulu dan kemudian aku akan kembali nanti. ”

 

Aku melihat mereka berbicara. Aku benci bagian ini. aku harus memainkan peran utama tapi mengapa rasanya seperti aku hanya pemeran penganti? Aku tak bisa tahan lagi aku berjalan untuk keluar kedai.

 

Park mencolekku saat hendak meninggalkan toko.

 

“Hei” katanya. “Apa kau sendirian? ”

 

“Hmmm” kataku dalam wajah serius.

 

Aku melihat lembarannya di atas mejanya. “Apa yang kau baca? ” Tiba-tiba sebuah Ide muncul di kepalaku.

 

aku akan menggunakan Park meyakinkan P ‘Pha, saat aku juga memiliki kesempatan untuk berselingkuh dari dirinya. !!

 

..aku tak menunggu jawabannya dan aku bertanya lagi … “Apa kamu ingin mengantarku pulang?” aku melihat Park mengangkat bahu dan aku tahu dia melihat aku agak aneh saat ini.

 

“Tidak !!! …”

 

.. Suara itu bukan dariku atau Park …

 

Ini dari si bajingan yang menatapku cukup lama sekarang….. Tatapan terlama yang aku dapatkan dari dia untuk seminggu terakhir ini.

 

Aku membalik wajahku dan menatapnya dan dengan nada sarkastis aku berkata, “Tidak…? …… Maaf tapi aku bertanya ‘Park’ bukan ‘Pha’ !! ..” aku melihat P ‘Pha sudah mengepalkan tangannya.

 

“Apa yang sedang kamu lakukan? ” aku bertanya.

 

Aku takut ia akan mulai adegan di kedai jadi aku menarik Park.

 

… “ayo kita pergi! ”

 

Park terlihat seperti dia bingung. Dan P’Pha terlihat dia lebih marah sekarang daripada sebelumnya.

 

“Kita pergi nonton film kan? ” aku bertanya pada Park dengan suara keras untuk memastikan P’Pha akan mendengarnya. “aku… aku mengajakmu? ”

 

Park terlihat lebih bingung.

 

“Iya!!.” aku menjawab

 

“Apa yang kamu lakukan? ” Tanya P ‘Pha.

 

“…. ”

 

“kau mau pergi bersamanya? ”

 

“…. ”

 

“Tepat di depan-ku? !!!”

 

………

 

Ketika Park selesai mengemasi barang-barangnya, aku menariknya keluar dari toko …

 

Aku tak peduli lagi pada mahasiswa kedokteran lainnya yang ada disana!!!

 

Ya!! aku sudah gila !!!

 

karena cinta bisa membuat kita kehilangan indera kita ke titik terdasar jadi kita tidak dapat mengendalikan diri kita sendiri. !! Tapi setelah semuanya, situasi tidak dapat menjadi lebih baik terutama pada rasa sakit di hatikku.

 

(BIOSKOP)

 

Park menatapku. Aku berjalan dengan dia seolah-olah aku kehilangan jiwaku.

 

“Lihatlah dirimu” katanya. “kamu harus minta maaf karena telah memberi aku harapan palsu”

 

“Apa maksudmu? “Aku mengangkat alisku. “Katakan padaku. Apa yang sedang kamu coba lakukan? ”

 

“Sialan! ”Aku pura-pura memilih film untuk di tonton.

 

“Film horor? ” dia menyarankan.

 

“Aku tidakk menonton ….. (aku menyadari aku benar-benar tidak peduli lagi)

 

“…Okey!. ”

 

Kami berjalan di konter untuk membeli tiket.

 

“Dimana anda duduk? ” konter menanyakan pasangan itu di depan kami.

 

“dua kursi Honeymoon…”

 

SUARA ITU!!

 

P ‘Pha membawa Pring dengan dia sejak tadi! Aku sidikit tersentak. Dia bertindak dingin dan menatapku dengan menggoda tapi tatapan serius.

 

Pegawai konter meleleh di depan P’Pha sementara dia memberi aku tatapan seperti itu!

 

(Aku tidak akan menyerah !!!.)

 

“dua kursi Honeymoon? ” aku bilang pada park.

 

(Mari kita lihat siapa yang akan memenangkan pertempuran ini. Aku sedang marah!)

 

Sebelum film dimulai, Park membeli popcorn lalu berlari kembali kepdaku.

 

P’Pha tepat di sebelahku. Film ini bagus tapi aku tidak dapat fokus sama sekali.

 

“Senang.” bisik P ‘Pha.

 

Apa yang menyenangkan? Aku melihat Park dan dia langsung menaruh popcorn di mulutku.

 

Kudengar P’Pha berbisik,

 

“kamu memiliki batasan!”

 

 

Aku tak dapat fokus! aku tidak menonton film sama sekali!

 

kemudian….

 

“Ikutiku! ” dia memerintah.

 

“Ohh” aku agak terkejut.

 

“kamu akan mengikuti-ku atau aku akan menyeretmu keluar? ”

 

“Okey.!”

 

Jadi aku mengikutinya keluar …

 

Aku melihat wajah Park dan dia tampak tercengang.

 

Aku bahkan bisa mendengar jeritan orang lain dari film.

 

…… di depan teater,

 

P’Pha menyeretku ke relung gelap di dekat teater yang sepi.

 

“Apa kamu? ”

 

“…. ”

 

“Apa kamu marah? ”

 

(aku merasa air mataku akan segera turun).

 

“Apa kau…”

 

“Katakan saja kalau kamu benar-benar ingin meninggalkanku! Bajingan! ” aku berteriak.

 

Aku tak bisa menahan perasaanku lagi !!.

 

“Apa yang kamu katakan? ”

 

“Apa yang aku katakan??? Aku hampir tidak melihatmu minggu terakhir ini! Ketika aku menghubungimu, kamu tak menjawab dan kamu selalu mengatakan kamu harus membaca buku-bukumu! “..

 

“…”

 

“Jika kamu ingin meninggalkanku, katakan saja!”

 

“HA HA HA” dia hanya tertawa padaku.

 

“Pergilah membuat cerita seperti ini hahaha”

 

“Sangat lucu?! ”

 

Aku mengangkat tinjuku dan mencoba memukulnya tapi aku gagal.

 

“P’Pha bangsat! ”

 

“aku sangat marah !!….. sangat marah sampai berkencan dengan pria lain! ”

 

“aku sangat stres! ”

 

Dia menatapku dengan tatapannya untuk menenangkan dan menghiburku.

 

“kenapa aku merindukanmu? ” aku bertanya.

 

P ‘Pha mendesah.

 

menggaruk kepalanya dan bertingkah malu untuk mengatakan sesuatu.

 

“Maaf, tapi aku benar-benar ingin tahu”

 

“sejak aku selalu menjauh darimu, aku merasakan hal yang sama juga …”

 

‘…’

 

“Bagaimana aku bisa membuktikan jika aku pacar yang cukup baik untuk dirimu?? ”

 

‘…’

 

“aku ingin kamu merasa aku yang terbaik untukmu! ”

 

P ‘Pha menggaruk kepalanya dan merasa malu untuk mengatakan ‘kata-kata gila’.

 

“aku benar-benar bekerja keras untuk melepaskan desas-desus tentangmu, dan mencoba mencari pelakunya posting media sosial tentangmu. ”

 

“P ‘Beam dan P’ Kit membantu juga? ”

 

“Ya”

 

“kenapa kamu tidak katakan padaku? Aku tidak peduli tentang berita dan gosip lagi.”

 

“Aku tahu, tapi sebagai istriku, aku tak ingin mendengar atau membaca gosip skandal tentangmu”

 

‘…’

 

“Aku mencintai-mu! ”

 

Suasana hati-ku mulai berubah. Semua keraguan kita sudah pergi dan aku mulai merasa nyaman.

 

“Tapi jangan pernah mencari seseorang ketika kamu sendirian” dia meraih bahuku kemudian memelukku. “Itu sangat efektif! ”

 

“aku cemburu! ….. AKU SANGAT CEMBURU! ” Bisiknya dengan suara jantan tapi lembut dan penuh perhatian.

 

Aku tersenyum…

 

“Aku akan kembali nonton film sekarang” kataku pada p’Pha.

 

“kenapa? ”

 

“Bagaimana dengan Park dan Pring? ”

 

“Ohh begitu! ”

 

“aku salah menyeret Park kesini. Dan aku tidak mau meninggalkan dia secara tiba-tiba.”

 

“Apa kamu khawatir dengan bajingan itu? ”

 

“Tidak, tapi aku yang membawanya ke sini” kataku.

 

“Aku setidaknya akan menyelesaikan film dengan dia”

 

“Oke oke” dia menyimpulkan.

 

“Aku masih akan mengabaikanmu! ”

 

“Tidak! aku tidak bisa tahan lagi” katanya.

 

“Apa kamu benar-benar harus melakukan itu?”

 

“…”

 

“Jangan lupa untuk berhenti di toko”

 

“kenapa? ”

 

 

.

 

.

 

.

 

.

 

.

 

“Beli kondom! ”

 

aku mengatakan itu seolah-olah itu normal. Dan aku pikir Calvin Klein tidak bisa berhenti mepikirkan H&M dengan cara yang sama seperti sebelumnya!

 


 

 

<<<Back   Daftar isi     Next>>>

Ordinary guy.

Tinggalkan Balasan