FOD [Book 2.01] – Chapter 013

Author: Fengliu Shudai {風流書呆}

Translators: keztranslations

Novel Ing Versi Web

Novel Ing Versi Wattpad

 

<<< Daftar Is i>>>

 

 

Zhou Yunsheng tinggal di sisi Du Xu Lang sampai mereka menjadi tua. Sehari setelah kematiannya, ia tak segan meninggalkan dunia. Dulu, di bawah kendali sistem penjahat, dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk bernafas, setelah menyelesaikan satu tugas, dia langsung didorong ke yang lain. Kali ini, dia bebas mengendalikan waktunya sendiri. Dia tinggal di ruang Xinghai untuk waktu yang lama. Dia tidur untuk mengistirahatkan jiwanya sampai sakit hati kehilangan Du Xu Lang secara bertahap memudar seiring berlalunya waktu. Saat terbangun, dia mulai mengutak-atik AI di pergelangan tangannya lagi.

 

Selama beberapa kali dia bebas di bawah kendali dewa, dia mengetahui bahwa semakin sulit tugas yang dia selesaikan, semakin besar kekuatan jiwanya meningkat. Pada saat yang sama, dia menjadi lebih dekat hubungannya dengan dunia. Dunia dan host bergantung satu sama lain, setelah tugas selesai dan kekuatan jiwa diperkuat, Dewa akan menyerap mereka dan menggunakan kekuatan mereka untuk mendukung perangkap dimensional-nya.

 

Janji untuk dikirim kembali ke dunia nyata setelah menyelesaikan sejumlah tugas hanyalah kebohongan yang indah. Itu hanya sekelompok makan ternak untuk Dewa, begitu mereka digemukkan mereka akan dibantai.

 

Ketika 007 menembus lebih dalam kejiwanya, dia tak sengaja menemukan rahasia ini. Dia adalah seorang hacker, jadi dia tidak seperti orang lain yang sangat ingin kembali ke dunia nyata. Dalam kasusnya, tidak ada perbedaan antara real dan virtual. Dia biasa hidup lebih semena-mena di dunia maya. Dia selalu menjadi raja dunia maya.

 

Memilih dia sebagai sandera adalah kesalahan terbesar dewa, dan pembalasannya akan datang.

 

Setelah menyesuaikan mentalitasnya, Zhou Yun Sheng memberi perintah pada AI, lalu menghilang ke langit yang tak berujung.

 

Ketika terbangun lagi, Zhou Yunsheng berdiri di depan kanvas, memegang kuas cat yang bernoda, dengan bau minyak opium yang kuat.

 

Ia berdiri diam sejenak sebelum mulai mengamati lingkungan sekitarnya. Ini adalah ruangan yang agak kosong, tanpa perabotan, hanya empat dinding putih dan jendela yang terbuka. Di luar jendela ada taman hijau subur, ada danau biru di kejauhan.

 

Pemandangannya indah dan mempesona.

 

Kecuali Zhou Yunsheng, tidak ada orang di ruangan itu. Layar AI menampilkan banyak teks, itu adalah data yang dicuri dari dewa utama prihal pemilik dan rincian dunia.

 

Nama tubuh itu adalah Wei Xiyan, 18 tahun, saat ini belajar di Kyoto Academy of Fine Arts. Saat usianya sepuluh tahun orang tuanya meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Dia diadopsi oleh teman orang tuanya, dan pindah ke negara F. Hubungan antara pasangan sangat dalam, pada hari ulang tahun pernikahan perak mereka memutuskan untuk melakukan perjalanan keliling dunia, akibatnya mereka tidak pasti akan kembali kapan.  Khawatir bahwa Wei Xiyan tidak dapat mengurus dirinya sendiri, mereka mempercayakannya kepada putra mereka di negara C.

 

Ning Si Nian berusia 28 tahun pada tahun ini, tapi dia sudah dua kali menikah. Istri terakhir meninggal karena kanker tulang meninggalkannya anak laki-laki berusia tiga tahun bernama Ning Wangshu. Karena kesibukannya, dia tidak punya waktu untuk merawat anaknya sehingga Ning Si memilih wanita yang lembut dan introvert dalam pernikahan yang tergesa-gesa. Meskipun mereka tidak memiliki perasaan kuat dari suami dan istri, namun kehidup stabil.

 

* introvert adalah sebutan bagi mereka yang penyendiri dan pemalu

 

Wei Xiyan dan Ning Si hanya bertemu saat mereka masih muda, lalu ibu Ning melemparkan bisnis keluarga besar itu ke anaknya dan Wei Xiyan menetap di luar negeri dalam jangka panjang. Jadi, perasaan di antara keduanya tidak dalam, kamu bahkan bisa menyebut mereka tidak saling kenal.

 

Wei Xiyan kehilangan orang tuanya di usia muda, kepribadiannya menjadi agak autistik. Dia tidak pernah mengambil inisiatif untuk melayani orang lain, tapi juga tidak akan menambah masalah pada orang lain. Ning Si Nian sudah dewasa dan stabil, dia tidak akan dengan sengaja membuat hidup menjadi sulit bagi seorang yatim piatu. Mereka hidup bersama tapi tidak saling mengganggu, hidup dalam damai.

 

Hari-hari buruk dimulai dengan istrinya yang baru, Zhao Xinfang, yang penampilannya polos tapi bagian dalamnya adalah teratai yang berbunga hitam. Sebelum menikahi Ning Si, dia bertemu dengan teman Ning Si Nian, Qian Yu. Qian Yu adalah teman sekelas Ning saat di universitas, setelah lulus Ning Nian mempekerjakan Qian Yu sebagai asisten pribadi.

 

Kebanyakan asisten pribadi dipercaya oleh atasan. Menjadi yang diandalkan adalah semacam disiplin, jadi ketika nantinya Qian Yu memperoleh pengharapan Ning, dia tentu akan mengatur posisi yang lebih sesuai untuk dirinya.

 

Tapi Qian Yu jelas tidak sabar menunggu. Terlahir dalam kemiskinan, Dia memiliki permusuhan yang kuat terhadap orang kaya dan Rasa harga diri yang lebih tidak masuk akal. Dalam pandangannya, dirinya didorong seperti pengasuh adalah dihina oleh Ning Si Nian. Dia mulai membenci Ning Si Nian, di satu sisi dia menjual rahasia perusahaan untuk menyaingi perusahaan, di sisi lain dia merayu Zhao Xinfang untuk membantu rencana jahatnya.

 

Tapi Ning adalah protagonis laki-laki di dunia ini, dia tidak mudah diatasi. Keduanya hampir berhasil saat protagonis wanita muncul. Dia tidak hanya memenangkan cinta Ning Si Nian, ia juga mengungkap konspirasi dari dua musuh terselun Ning. Dalam serangkaian bentrokan berbahaya dan romantis, Wei Xiyan hanyalah ‘cannon fodder’ yang bisa diabaikan.

 

Suatu hari, dia pergi membeli cat dan secara tidak sengaja bertemu Zhao Xinfang dan Qian Yu keluar dari sebuah hotel. Keduanya takut Wei Xiyan akan menceritakan masalah ini pada Ning Si Nian dan membuatnya curiga, jadi mereka membuat sebuah rencana agar dia dikeluarkan dari rumah Ning.

 

Zhao Xinfang menyogok pengasuh rumah Wang Ma untuk membiarkan dia menyiksa Ning Wangshu[Anak laki-laki Ning]. Kemudian mereka diam-diam membiarkan Ning Si Nian melihat bekas luka pada Ning Wangshu yang saja membuat Nin terkejut, dan mengatakan bahwa Wei Xiyan menyiksa anaknnya saat mereka berada di luar rumah. Ning Wangshu baru berusia tiga tahun, dia tidak memiliki pandangan yang benar tentang hal yang benar dan yang salah, ditambah Wang Ma mengancam akan memukulnya lebih jauh lagi. Jadi saat Wangshu dibawa ke Ning Si Nian, dengan jiwa ketakutan, dia mengatakan Xiao Shu memukul dia.

 

* Xiao Shu- Paman kecil

 

Setelah pelecehan berulang kali, Ning Wangshu mulai menunjukkan gejala autistik juga-dia tidak akan lagi menangis atau tertawa. Ning Si Nian secara alami membenci Wei Xi. Bukan saja dia diusir dari rumah, dia juga memutuskan hubungan mereka. Plot Zhao Xinfang bisa digambarkan sebagai memukul dua burung dengan satu batu. Dia memberantas rintangan untuk anak-anaknya di masa depan, dan membiarkannya menipu rahasia.

 

Beberapa tahun kemudian Wang Ma pensiun dan protagonis wanita melamar sebagai pengasuh anak. Dalam perawatannya yang lembut, gejala autistik Ning Wangshu secara ajaib membaik,   Sang Dewi juga membeberkan rencana Zhao Xinfang dan Qian Yu. Ketika Ning Nian kembali untuk menemukan Wei Xiyan, dia tahu bahwa dia telah ditinggalkan oleh orang-orang yang dia cintai, menelan pil tidur dan bunuh diri.

 

*Sang Dewi-   Novel Cina sering menyebut cinta wanita terlihat seperti dewi

 

Ning Si merasa sangat bersalah, jadi wajar saja, protagonis wanita ada di sana untuk menghiburnya dan menyemangatinya…

 

Wei Xiyan adalah orang yang tidak bersalah dalam cerita ini. Dia tidak pernah menduga Zhao Xinfang dan Qian Yu, dan dengan kepribadiannya, dia tidak akan pernah berinisiatif untuk mengatakan sesuatu kepada Ning Si Nian. Bahkan sampai mati, dia tidak pernah mengerti mengapa dia diusir dari rumah Ning.

 

Karakter ini sangat disayangkan, seratus kali lebih disayangkan dibanding tubuhnya yang terakhir. Dia hanya seorang pendukung untuk meningkatkan perasaan antara protagonis laki-laki dan perempuan.

 

Setelah membaca materi Zhou Yunsheng menggelengkan kepalanya dan diam-diam menghela napas. Sejauh ini, Wang Ma yang “gelisah” melapor ke Ning Si Nian dua kali, kedua kali Ning Wangshu sangat memar. Ning Si Nian ingin berbicara dengan Wei Xiyan tapi Wei Xiyan sangat tertutup, begitu dia bersembunyi di studio dan mengunci pintu, tidak peduli seberapa banyak kamu memanggilnya, dia tidak mau keluar. Hal ini membuat Ning Si Nian sangat frustrasi sehingga dia memerintahkan Wang Ma untuk mengawasi Ning Wangshu. Tapi naasnya, Wang Ma sendiri adalah pelakunya, Kalau tidak dia membuat marah Ning Si, kenapa dia berhenti?

 

Pada saat Wang Ma mengeluh lagi, Wei Xiyan harus diusir dari rumah. Setelah membaca kalimat terakhir, Zhou Yunsheng terus memikirkan beberapa rencana. Untuk benar-benar mengubah arah dunia, kamu harus mengubah nasib protagonis, tubuh asli, atau peran pendukung lainnya. kamu juga bisa mengubah proses sejarah, peristiwa besar plus metode lainnya. Tapi cara tercepat adalah mengubah nasib sang protagonis, diikuti oleh nasib pemiliknya, metode yang lainnya lebih lambat. Semakin banyak yang kamu pilih, semakin banyak waktu dan energi yang kamu habiskan.

 

Sebagai penjahat, Zhou telah terbunuh oleh protagonis ratusan ribu kali, dan setidaknya mencapai puluhan ribu tahun dia berada di dunia maya. Setelah menyingkirkan kontrol sistem, dia memutuskan – kecuali protagonis mengambil inisiatif untuk memprovokasi dia, dia tidak akan pernah melibatkan dirinya dengan protagonis tersebut. Bahkan dengan kemajuan yang lambat, waktu bukan masalah? Dia tidak lagi memiliki batas waktu yang memaksa dirinya.

 

Jadi pilihan terbaiknya saat ini adalah mengubah nasib pemiliknya, tapi ada banyak perkara yang terlibat. Untuk membantu tubuh asli menghindari bahaya hanya pendekatan paling dasar untuk memulihkan reputasi pemilik. Untuk membantu orisinil mencapai harapan yang tak terpenuhi dan mewujudkan mimpinya, ini disebut perubahan yang lengkap.

 

Sekarang Zhou Yunsheng, tentu saja, bisa pergi langsung ke Ning Si Nian untuk menjelaskan kepadanya, tapi siapa yang akan dipilih Ning Si? Wang Ma, yang melayani keluarga Ning selama beberapa dekade dan secara pribadi membawanya ke sana? Atau saudara kecil yang asing dengan cacat mental? Hasilnya terbukti dengan sendirinya.

 

Lagi pula, bagaimana dia bisa menjelaskan mengapa seorang remaja yang sangat tutup?

Zhou Yunsheng berulang kali berpikir untuk waktu yang lama, lalu dia memutuskan untuk menggunakan cara yang lebih bijaksana namun juga lebih intuitif untuk menyelesaikan krisis tersebut. Dia meletakkan kuas catnya, menutupi sketsa itu dengan kain putih, dan masuk ke kamar mandi untuk mencuci.

 

Di cermin wajah pucat dan kurus namun wajah tampan yang muncul, ia tampak sedikit feminin. Dengan rambut berwarna kopi muda yang lembut dan halus, dengan rapi tergantung di telinganya, orang tidak bisa menahan diri untuk tidak menyentuh dan menggosoknya. Mata yang tajam itu telah memudar, digantikan oleh penampilan melankolis yang samar.

 

Puas setelah dia telah meniru temperamen pemilik aslinya, Zhou Yun Sheng melepas pakaiannya dan masuk ke shower. Karena menemukan terlalu banyak rahasia mematikan di dalam jaringan, dunia nyata Zhou Yunsheng sudah lama terbiasa menyembunyikan kehidupnya. Dia akan menghilangkan identitas seseorang kemudian menyamarkan dirinya sebagai mereka, lalu setelah beberapa lama dia akan berubah menjadi orang lain, itu adalah sebuah siklus. Dari penampilan hingga temperamen, temperamen kebiasaan, jadi dirinya bisa sepenuhnya menjadi orang lain. Kemampuan penyamarannya yang sempurna membuat dia mendapatkan nama kode yang sesuai-The Pretender. (Seseorang yang mengklaim atau bercita-cita untuk mendapatkan gelar atau jabatan.)

 

Seperti untuk Deicide, itu adalah hasil dari jebakan.

 

* Deicide = the killer of a god.

 

Karena dia menggantikan tubuh aslinya, dia akan benar-benar menjalani hidupnya seperti biasanya, plus dia akan menghindari semua bahaya untuk mencapai keinginannya. Dia sekarang menjadi yatim piatu dan Wei Xiyan yang sosial tertutup.

 

Setelah mandi dan berganti pakaian, Ning Si Nian kembali. Wang Ma mengirim seorang pelayan untuk memanggil Wei Xiyan untuk makan.

 

Sebagai protagonis laki-laki, penampilan Ning Si Nian luar biasa tampan, perawakannya yang hampir 190 sentimeter sesuai dirinya, terlihat dia kelelahan dari pekerjaan. Dia sedang duduk di meja, membujuk anaknya [Ning Wangshu] yang emosional terhalang, mendengar langkah kaki, alisnya berkerut. Matanya yang dingin tampak santai, namun penuh dengan kematian.

 

Xiyan asli, karena dia terlalu takut pada matanya, dia menolak untuk berkomunikasi dengannya dan kehilangan kesempatan untuk mengklarifikasi dirinya sendiri. Zhou Yunsheng tentu saja tidak takut, tapi dia mengerutkan lehernya seolah ketakutan, dan memilih duduk di sudut terjauh.

Zhao Xinfang berkata dengan nada lembut, “Si Nian, beri aku bayinya aku akan memberinya makan, kamu makan dulu.” Setelah berbicara, dia dengan lembut membawa Ning Wangshu, kelopak matanya yang melorot menutupi matanya yang sangat berbahaya.

 

================================== =

 

 

 

End of The Chapter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.