Novel 2 Moons – Chapter 28-A (WAYO & PHA)

Novel by Chiffon_cake

Trans Indo oleh CappuccinoMilk

 

 

<<< Daftar Is i>>>

 

 

Saat Yo di kelas 12…

 

Pada malam tahun baru, setelah pulang dari makan malam bersama keluarga, Yo tidak ada kegiatan lain kecuali berguling di tempat tidur. Yo dan keluarganya tadi pergi untuk makan Suki Yaki. Yo rasa itu cukup enak. Sementara Ming pergi jalan-jalan dengan teman-temannya untuk menyaksikan malam pergantian tahun baru. Sebenarnya Yo bisa pergi bergabung dengan Ming, tapi Yo punya rencana lain. Rencana yang membutukan usaha keras dan mengerahkan seluruh keberanian nya sebisa mungkin.

 

… untuk mengirim sebuah pesan kepada Phana.

 

Yo sudah lama tidak melihat Phana. Yang Yo lakukan hanya melihat Facebook-nya tanpa meminta pertemanan dengan Phana. Phana tampak populer di Universitas itu. Ada begitu banyak foto dirinya yang ditandai. Yo tidak tahu apa yang telah dilakukan oleh Phana hingga terkenal seperti sekarang ini. Dan begitu banyak foto-fotonya sedang ada di atas panggung.

 

Sebenarnya Yo tidak sering menggunakan Facebook. Tidak ada alasannya. Yo hanya tidak menyukainya. Jadi, Yo tidak terlalu sering melihat perkembangan dalam hidup Phana, mungkin karena Phana mem-private akunnya.

 

Yo tidak tahu harus bagaimana untuk memulai mengirim pesan pada Phana.
Yo menggigit kukuku. Yo terlihat gugup. Masih belum bisa mengirim pesannya.

 

Ketika Yo merasa sedang ragu-ragu, ada pesan muncul di Facebook nya. Orang ini bukan “teman” Yo di Facebook.

 

“Halo, selamat Malam Tahun Baru?”

 

Orang ini mungkin sedang bercanda. Yo berpikir dia bukan temannya. Benar-benar orang asing. Dia bahkan tidak ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu? Yo langsung membacanya karena Yo sedang online, tapi Yo tidak langsung membalasnya. Sampai…

 

“Jika kamu membaca ini, tolong balas.”

 

Yo benci berbicara dengan orang asing. Khususnya online chatting.

 

Apa yang harus saya ketik? Sesuatu seperti ucapan selamat Tahun Baru juga?
Pikir Yo.

 

Yo merasa aneh sekali dengan orang ini. Tidak ada foto di layar dan dia mencoba untuk meminta ini dan itu.

 

“Halo Selamat malam Tahun Baru.”
Yo akhirnya membalasnya.

 

Baiklah. Yo memutuskan untuk bermain-main dengannya. Jadi Yo akan memastikan dia akan berhenti atau tidak.

 

“Apa yang sedang kamu lakukan? Kenapa kamu tidak pergi melihat malam pergantian tahun?”

 

Tidak, ternyata dia tidak berhenti.

 

“Di rumah, apa yang kamu inginkan dari aku? Siapakah kamu?”
balas Yo

 

“Kamu mungkin mengenalku atau mungkin tidak, aku tidak tahu.”

 

“Jika kamu tidak sedang melakukan apa-apa, mengapa kamu tidak pergi ke tempat ibadah saja dan bermeditasi semalaman?”
balas Yo untuk membuat orang itu merasa kesal.

 

Tapi ternyata tidak.

 

“Sebenarnya, aku benar-benar ingin pergi melihat malam pergantian tahun.”

 

“Ok, bersenang-senanglah.”
balas Yo.

 

“Ingin ikut denganku? Masih ada waktu.”

 

Yo pikir siapa dia, kenapa juga Yo harus ikut dengan nya.

 

Yo mengirim emoji wajah marah pada orang itu, mungkin dia seorang pria. Yo mengklik facebook Phana untuk melihat apakah Phana telah memperbarui sesuatu atau tidak. Tetapi tetap saja. Tidak ada yang berubah. Gambar profil lama yang sama dari SMA.

 

“Apakah kamu sibuk dengan sesuatu? kamu membaca chat ku, tapi tidak membalasnya.”

 

“Bukan urusanmu.”
balas Yo.

 

“Sedang memata-matai Facebook seseorang?”

 

Yo berpikir apa yang dia inginkan. Tapi tunggu sebentar, bagaimana dia tahu apa yang sedang Yo lakukan.

 

“Berhentilah bersikap usil Apa yang kamu inginkan dariku?”
Yo mulai kesal.

 

“Aku kesepian, semua teman-temanku meninggalkanku sendirian di sini.”

 

“Dan lalu, aku bisa membantumu?”
jawab Yo.

 

“Sangat membantu ^^”

 

Tunggu sebentar. Yo melihat dengan seksama orang ini. Namanya, foto profil dan akhirnya Yo klik ke profilnya. Tidak ada pos. Hanya kurang dari 30 teman dan kami tidak punya teman bersama.

 

Dasar Psiko!.
Gumam Yo.

 

“Hei, aku bukan psiko, aku kenal kamu.”

 

Yo heran bagaimana dia bisa tahu apa yang sedang Yo pikirkan.

 

“Kamu adalah tipe pria yang suka bicara, berkulit halus dan kurus. Sedikit bungkuk dan sangat kecil. Kamu mempunyai teman yang tampan dan tinggi, bukan?”

 

“Hmmm … iya … jadi?”
balas Yo.

 

“Lihat, aku kenal kamu, iya kan…”

 

“Kamu mengenalku, tapi tidak bertegur sapa denganku, dan kita bukan teman di Facebook?”
jawab Yo.

 

“Yah … aku memang pengecut.”

 

Yo heran, apa yang sedang orang ini bicarakan. Yo terdiam. Karena Yo juga memang pengecut tidak berani mengungkapkan rasa suka pada seseorang. menggunakan kata itu juga. Yo benar-benar pengecut. tapi orang ini ternyata tidak sepengecut Yo. Orang ini masih punya hati untuk menyapa Yo.

 

“Aku tidak bermaksud mengganggu mu, aku hanya ingin menyapamu dan mengucapkan selamat Tahun Baru semoga kamu bahagia.”

 

“Oke.”
Balas Yo singkat.

 

“Semoga tahun ini bagus dan semoga kamu lucu selamanya.”

 

Yo tidak membalas apapun, tapi akhirnya Yo memutuskan untuk mengetik …

 

“Selamat Tahun Baru juga.”

 

“(_^^_)”

 

“Aku akan mencoba untuk menjadi berani. Sama seperti kamu.”
balas Yo.

 

 

Sekarang Phana sudah menjadi seorang mahasiswa baru di Kampus. Malam Tahun Baru nya sekarang sangat berbeda dari Malam Tahun Baru yang biasa dia lalui. Dulu Phana hanya pulang ke rumah dan tinggal bersama keluarga nya. Tapi tahun ini, Phana baru beberapa hari istirahat, dan’Bulan Kampus’ baru seperti nya tidak bisa pergi kemana-mana, karena acara Kampus menunggu untuk diselesaikan.

 

Phana harus menjadi wakil Universitas untuk menunjukkan sikap baik pada semua orang. Orangtua, Ikatan Alumni, Sponsor, Selebritis dan lebih banyak pengunjung. Itu adalah momen paling membahagiakan dalam hidupnya.

 

Phana menghela nafas panjang setelah kegiatan pemilihan itu selesai, Phana merasa sangat lega. Ini adalah sebuah awal. pada malam tanggal 31 Desember. Alih-alih tinggal bersama keluarga saya, atau setidaknya dengan Beam dan Kit. Phana berbaring di tempat tidurnya. Dia sangat kesepian di situ.

 

Phana merasa akan menjadi lajang dan sendirian sepanjang tahun. Itu hanya masalah status dan bukan hal yang buruk.

 

Berbicara tentang Facebook, Phana sudah lama tidak online. Terakhir kali sejak Phana menjadi ‘Bulan Kampus’ beberapa bulan yang lalu. Phana mendapatkan banyak pesan dan diserang oleh Foto Tagged termasuk iklan dan undangan tersebut, itu membuatnya takut.

 

Sampai malam itu, Phana merasa ingin kembali online lagi. Phana ingin melihat apa yang terjadi di facebook. Tentu saja, ini aktivitas terakhir yang bisa dia jalani dan bisa ia lakukan sekarang.

 

Setelah Phana online …
Status bar Phana semua “merah”. Permintaan teman baru, pesan baru yang belum dibaca, sejumlah besar notifikasi. Ini membuat nya berteriak kesal.

 

“Whoaaaaaa !!!” Teriak Phana dengan keras.

 

Phana memutuskan untuk melewaatkannya dan pergi ke wall facebook Beam dan Kit untuk memata-matai dan seperti yang mereka poskan selama liburan itu.

 

Beam sedang ada di Hong Kong. Kit pergi ke Austria.

 

Sahabat terbaikmya meninggalkan Phana sendiri. Dan itu untuk Facebook. Tentu saja. Mereka hanya dua sahabat yang Phana sayangi.

 

Tapi tunggu. Phana ingat bahwa dia memiliki orang lain yang juga dia sayangi.

 

Saya tidak pernah memiliki keberanian untuk menambahkannya sebagai teman di facebook sejak lama. Tapi untungnya dia mengizinkan orang lain melihat wall nya. Tapi dia tipe pria yang tidak pernah memasang apa-apa di wall nya.

 

Tapi ayolah, malam itu adalah Malam Tahun Baru. Dia pasti sudah mengirim sesuatu.

 

Seharusnya Phana mengiriminya pesan.
Phana tidak yakin apakah dia menyukainya atau tidak … Jadi Phana memutuskan untuk keluar dari akun nya dan masuk ke akun nya yang lain.

 

Phana menggunakan akun itu untuk menyapa untuk pertama kalinya dan sepertinya itu juga akan menjadi yang terakhir kalinya, karena sepertinya dia sangat terganggu oleh orang asing seperti Phana.

 

Ha ha ha.

 

Tapi setidaknya Phana sedang berbicara dengannya sekarang.

 

Phana menguap dan merasa mengantuk, dan akhirnya Phana keluar dari Facebook. Dan itu mungkin akan menjadi yang terakhir kalinya tahun ini saya akan online.

 

Sebenarnya, tepat setelah itu selama beberapa menit, Phana harus menunggu.
Karena Phana mendapat kejutan dari Yo. Dia mengatakan kepada Phana di akun Facebook Phana langsung. Bukan menjadi anonim yang aneh.

 

“Selamat Tahun Baru, P’Pha.”

 


 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.